Sabtu, 10 Maret 2012

TIDAK PUNYA IJASAH BUKAN MENJADI HALANGAN

Bitung, 19 Agustus 2011
Tulisan ini dimuat di  Web.P2kp.org.Cerita, tangggal 24 Agustus 2011

Adalah Deysi Kumenit  (33 tahun), ibu muda dengan 2 anak laki-laki usia SD, Ricky (11 tahun) dan Rian (7 tahun) yang bersuamikan Jeffry Lontaan (46 tahun) yang melakoni perannya sebagai ibu rumah tangga sekaligus petani kecil yang tinggal di Kelurahan Sagerat Kec. Matuari Kota Bitung, SULUT.

Tahun 2008, sejak PNPM Mandiri Perkotaan masuk dan menggalang relawan dikelurahan ini, Deysi sudah menjadi relawan yang aktif. Bahkan dalam setiap kesempatan ketika ada jadwal pelatihan dikelurahan ini, Deysi tak pernah absen untuk mengikuti. Tak heran, pengetahuannya mengenai substansi program, hampir sebanding dengan fasilitator yang mendampingi kelurahan.

Seiring jalannya waktu, ketika BLM masuk di Rekening LKM Nikita Waya Kelurahan Sagerat Tahun 2009, KSM Pinasungkudan yang di ketuai oleh Deysi mendapatkan kepercayaan oleh LKM untuk menangani kegiatan pembuatan drainase. Alhasil, pekerjaan mereka tidak mengecewakan, walaupun Ketua, sekretaris dan bendahara KSM ini adalah perempuan. Tidak juga terlalu mengherankan, karena Deysi banyak belajar dari sang suami yang sehari-hari melakoni pekerjaannya sebagai Tukang Bangunan.

Banyak  KSM yang merasa, bahwa membuat Laporan Penggunaan Dana (LPD) untuk kegiatan Infrasruktur adalah pekerjaan yang cukup sulit namun, tidak demikian bagi seorang Deysi yang begitu tekun dan terlatih dalam pembuatan laporan ini. Daya tangkapnya sangat cepat, ketika fasilitator-fasilitator memberikan bimbingan, sehingga nyaris semua KSM Lingkungan, berguru padanya ketika harus membuat dan menyelesaikan LPD/LPJ.

Namun ada hal yang membuat trenyuh, ibu muda Deysi yang pintar, berwawasan luas, tekun dan peduli ini, bukanlah seseorang yang berpendidikan tinggi, bahkan saya (fasilitator) berpikir dan bicara terus terang kepadanya bahwa kemampuan dia  melebih tinggat pendidikannya, yang bahkan tidak bisa mengambil ijasah SMP yang menjadi haknya, saat lulus sekolah dulu, karena orang tuanya tak mampu menyediakan uang yang cukup untuk itu.

“Memang Ibu Deysi, Aset kelurahan ini, karena dia mau dan mampu kemudian, kepeduliannya telah teruji”. Ungkap Lurah Sagerat, Djonny Longdong,   hal senada juga disampaikan, Hanie Ering, Koordinator LKM, “Iya bu, susunan proposal kegiatan lingkungan saja dia hafal, format-format yang lain orang ba tanya pa dia”.

Besar harapan kami, banyak Deysi Deysi yang lain akan bermunculan seiring jalannya pendampingan kami dan kehidupan ekonomi yang lebih baik menjadi masa depan Deysi bersama keluarga.

Penulis:                    Dianne Deivie Dirk, SE. (Senior Fasilitator Tim 22 Bitung SULUT)
Contact Person:        Dianne Deivie Dirk, SE 0813-56056434
                                                Hannie Ering (Koordinator LKM Nikita Waya Sagerat-Bitung, SULUT
                                                0813-40060350
KSM:                                       Pinasungkudan Biru, Ketua Deysi Kumenit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar